Senin, 18 Januari 2016

Bentuk-Bentuk Globalisasi dI Segala Bidang


GLOBALISASI DI BIDANG POLITIK
Pengertian Globalisasi Politik
Pembicaraan mengenai globalisasi adalah pembicaraan mengenai topik yang amat luas yang meliputi aspek mendasar kehidupan manusia dari budaya, politik, ekonomi dan sosial. Konsep globalisasi adalah suatu obyek yang nyata untuk ideologi karena seperti modernisasi yang muncul sebagai pembenaran dari penyebaran kebudayaan barat dan kapitalis. Ide-ide globalisasi akhirnya mengerucut kepada konsep pembangunan.
Dengan bahasa lain dikatakan bahwa globalisasi adalah konsekuensi dari ekspansi penyebaran kebudayaan eropa yang dipaksakan kepada dunia ketiga.
Kedaulatan negara merupakan ide dari proses transformasi bentuk negara di dunia. Ide ini dimulai dari tingkatan non politik, hubungan antar masyarakat sampai kebutuhan untuk mengeksiskan sumberdaya di sebuah negara dan kemungkinan pergantian konsep pemerintahan. Peningkatan hubungan ekonomi dan kebudayaan antar negara mengurangi kekuasaan dan keaktifan pemerintah pada tingkat negara-bangsa dan pemerintahan. Sehingga pemerintah tidak dapat lagi menghegemoni pemikiran dan bentuk-bentuk perekonomian pada wilayahnya. Akhirnya instrumen-instrumen yang telah dibangun pemerintah menjadi tidak efektif.
Bentuk – Bentuk Globalisasi Di Bidang Politik :
  • Contoh dari globalisasi dalam bidang politik adalah terjalinnya kerjasama antara negara baik itu bilateral, regional, maupun internasional.
  • Kerjasama bilateral misalnya kerjasama antara Indonesia dengan Arab Saudi yang membahas masalah ekonomi dan keagamaan (haji dan umroh).
  • Untuk kerjasama reginal misalnya Indonesia dengan negara-negara yang berada dikawasan Asia Tenggara yang membentuk organisasi ASEAN.
  • Terbentuknya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merupakan contoh dari globalisasi dalam bidang politik, khususnya politik luar negeri.
  • Munculnya ideologi-ideologi asing yang harus bisa kita filter, jika itu baik dan sesuai dengan ideologi Indonesia maka bisa kita ambil.
Dampak Positif: :
a. Penyelenggaraan pemerintahannya lebih terbuka
b. Penyelenggaraan pemerintahannya lebih demokratis
c. Pemerintahannya menghormati hak-hak asasi manusia

Dampak Negatif :
a. Semakin banyaknya partai politik
b. Semakin meningkatnya nilai-nilai politik individu, kelompok, oposisi, diktator mayoritas atau tirani minoritas
c. Merebaknya nilai-nilai politik barat masuk secara langsung atau tidak langsung
d. Pemerintahan negara yang berdaulat dalam mengatur dirinya sendiri semakin berkurang.
GLOBALISASI DI BIDANG SOSIAL-BUDAYA
Globalisasi mengubah bentuk kehidupan keseharian kita secara mendasar.
Bidang Soaial
·         Semakin banyaknya bahasa-bahasa asing yang masuk ke Indonesia, mungkin dulu hanya bahasa Inggris namun sekarang sudah banyak sekali.
·         Semakin lama masyarakat semakin heterogen, tidak hanya bauran dengan masyarakat lokal saja melainkan juga masyarakat internasional.
·         Emansipasi wanita semakin dijunjung tinggi jadi tidaklah aneh kalau saat ini banyak sekali wanita yang bekerja (wanita karir misalnya).
·         Pernahkan kalian sadari bahwa masyarakat saat ini semakin lama kecenderungannya semakin egois, coba deh kalian perhatikan lebih jauh.
·         Salah satu ciri asli bangsa Indonesia adalah semangat gotong royong, dan hal ini semakin lama semakin memudar karena pengaruh globalisasi.
Bidang Budaya
  • Semakin lama budaya asing semakin berkembang pesat di Indonesia, tentu kita sadari saat ini pengaruh budaya Korea sangat hebat dimasyarakat.
  • Masuknya budaya-budaya asing semakin membuat budaya asli Indonesia semakin tersisihkan, saat ini budaya Korea sagat digemari masyarakat.
  • Contoh globalisasi yang begitu tidak asing lagi dihadapan kita adalah gaya hidup masyarakat kita yang semakin lama semakin mirip gaya hidup barat.
  • Globalisasi juga membuka imigrasi yang artinya banyak orang luar negeri yang masuk ke Indonesia dan ini membuat Indonesia semakin heterogen.
  • Globalisasi menciptakan pertukaran budaya antara satu negara dengan negara lainnya didunia misalnya saja antara Indonesia dengan Jepang.

Dampak Positif :
a. Turut serta berpartisipasi dalam kegiatan sosial internasional
b. Menjunjung tinggi pelaksanaan HAM
c. Mengadakan pertukaran pelajar antar negara
d. Meningkatkan pembelajaran mengenai tata nilai sosial budaya
e. Adanya rasa solidaritas sosial yang tinggi
f. Menumbuhkan sikap toleran
g. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri

Dampak Negatif :
a. Semakin mudahnya nilai-nilai barat masuk ke Indonesia
b. Semakin memudarnya apresiasi terhadap nilai-nilai budaya lokal
c. Semakin bertambahnya nilai budaya kaum kapitalis
d. Rasa kekeluargaan yang berkurang
e. Lunturnya semangat gotong royong dan kesetiakawanan
f. Erosi nilai-nilai budaya
g. Terjadinya akulturasi budaya
h. Meningkatnya individualisme
i. Membuat sikap menutup diri
j. Hilangnya semangat nasionalisme
k.. Serba instant
GLOBALISASI DI BIDANG PENDIDIKAN
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang disertai dengan semakin kencangnya arus globalisasi dunia membawa dampak tersendiri bagi dunia pendidikan. Banyak sekolah di indonesia dalam beberapa tahun belakangan ini mulai melakukan globalisasi dalam sistem pendidikan internal sekolah. Hal ini terlihat pada sekolah – sekolah yang dikenal dengan billingual school, dengan diterapkannya bahasa asing seperti bahasa Inggris dan bahasa Mandarin sebagai mata ajar wajib sekolah. Selain itu berbagai jenjang pendidikan mulai dari sekolah menengah hingga perguruan tinggi baik negeri maupun swasta yang membuka program kelas internasional.
 Globalisasi pendidikan dilakukan untuk menjawab kebutuhan pasar akan tenaga kerja berkualitas yang semakin ketat. Dengan globalisasi pendidikan diharapkan tenaga kerja Indonesia dapat bersaing di pasar dunia. Apalagi dengan akan diterapkannya perdagangan bebas, misalnya dalam lingkup negara-negara ASEAN, mau tidak mau dunia pendidikan di Indonesia harus menghasilkan lulusan yang siap kerja agar tidak menjadi “budak” di negeri sendiri.
Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
  • Munculnya produk-produk dari teknologi informasi seperti yang kita ketahui saat ini ada radio, televisi, satelit, internet, dan lain sebagainya.
  • Kemudian juga kita mengenal produk-produk teknologi komunikasi seperti pager, handphone, smartphone, dan masih banyak lagi yang lainnya.
  • Teknologi transportasi semakin kesini semakin berkembang dengan pesat, saat ini ada pesawat terbang dan kereta api super cepat.
  • Lahirnya teknologi internet yang membuat manusia semakin mudah berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain walaupun jarak jauh.
  • Proses belajar mengajar semakin mudah, saat ini banyak kita jumpai sekolah-sekolah atau kampus-kampus yang belajar dengan metode online.
Dampak Positif :
a.Munculnya media-media sebagai sumber ilmu.
b. Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru.
c. Sistem pembelajaran tidak harus melalui tatap muka.

Dampak Negatif :
a. Kerahasiaan alat tes semakin terancam.
b. Penyalahgunaan pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak criminal.

GLOBALISASI DI BIDANG EKONOMI
Globalisasi perekonomian merupakan suatu proses kegiatan ekonomi dan perdagangan, dimana negara-negara di seluruh dunia menjadi satu kekuatan pasar yang semakin terintegrasi dengan tanpa rintangan batas teritorial negara. Globalisasi perekonomian mengharuskan penghapusan seluruh batasan dan hambatan terhadap arus modal, barang dan jasa.Ketika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas suatu negara akan menjadi kabur dan keterkaitan antara ekonomi nasional dengan perekonomian internasional akan semakin erat.
Globalisasi perekonomian di satu pihak akan membuka peluang pasar produk dari dalam negeri ke pasar internasional secara kompetitif, sebaliknya juga membuka peluang masuknya produk-produk global ke dalam pasar domestik.Dalam bidang ekonomi ada tuntutan dunia yang berupa perdagangan internasional tanpa hambatan batas-batas negara ( eksport dan import ). Proteksi berupa bea masuk yang tinggi atau larangan masuknya barang dari luar negeri dianggap bertentangan dgn arus globalisasi.
Menurut Tanri Abeng, perwujudan nyata dari globalisasi ekonomi antara lain terjadi dalam bentuk-bentuk berikut:
·         Globalisasi produksi, di mana perusahaan berproduksi di berbagai negara, dengan sasaran agar biaya produksi menajdi lebih rendah. Hal ini dilakukan baik karena upah buruh yang rendah, tarif bea masuk yang murah, infrastruktur yang memadai ataupun karena iklim usaha dan politik yang kondusif. Dunia dalam hal ini menjadi lokasi manufaktur global.
·         Globalisasi pembiayaan. Perusahaan global mempunyai akses untuk memperoleh pinjaman atau melakukan investasi (baik dalam bentuk portofolio ataupun langsung) di semua negara di dunia. Sebagai contoh, PT Telkom dalam memperbanyak satuan sambungan telepon, atau PT Jasa Marga dalam memperluas jaringan jalan tol telah memanfaatkan sistem pembiayaan dengan pola BOT (build-operate-transfer) bersama mitrausaha dari manca negara.
·         Globalisasi tenaga kerja. Perusahaan global akan mampu memanfaatkan tenaga kerja dari seluruh dunia sesuai kelasnya, seperti penggunaan staf profesional diambil dari tenaga kerja yang telah memiliki pengalaman internasional atau buruh kasar yang biasa diperoleh dari negara berkembang. Dengan globalisasi maka human movement akan semakin mudah dan bebas.
·         Globalisasi jaringan informasi. Masyarakat suatu negara dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi dari negara-negara di dunia karena kemajuan teknologi, antara lain melalui: TV,radio,media cetak dll. Dengan jaringan komunikasi yang semakin maju telah membantu meluasnya pasar ke berbagai belahan dunia untuk barang yang sama. Sebagai contoh : KFC, celana jeans levi's, atau hamburger melanda pasar dimana-mana. Akibatnya selera masyarakat dunia -baik yang berdomisili di kota ataupun di desa- menuju pada selera global.
·         Globalisasi Perdagangan. Hal ini terwujud dalam bentuk penurunan dan penyeragaman tarif serta penghapusan berbagai hambatan nontarif. Dengan demikian kegiatan perdagangan dan persaingan menjadi semakin cepat, ketat, dan fair.
·         Terjadinya ekspor dan impor antara satu negara dengan negara yang lainnya yang didasari atas kebutuhan akan produk tertentu misalnya batubara, dll.
·         Menjamurnya perusahaan-perusahaan asing didalam negari khususnya perusahaan-prusahaan multinasional yang memiliki modal yang besar.
·         Munculnya produk-produk luar negeri dipasar-pasar dalam negeri, kita bisa lihat dari maraknya produk China dipasar Indonesia ini.
·         Memungkinkan terjadinya jual beli online dengan pihak yang berada jauh diluar sana dengan memanfaatkan beragam fasilitas e-commerce.
·         Terciptanya mesin-mesin atau teknologi-teknologi canggih, mutakhir, dan kekinian yang tentunya membantu proses produksi perusahaan.

Thompson mencatat bahwa kaum globalis mengklaim saat ini telah terjadi sebuah intensifikasi secara cepat dalam investasi dan perdagangan internasional. Misalnya, secara nyata perekonomian nasional telah menjadi bagian dari perekonomian global yang ditengarai dengan adanya kekuatan pasar dunia.
Dampak Positif :
a. Produksi global dapat ditingkatkan
b. Meningkatkan kemakmuran masyarakat dalam suatu negara
c. Meluaskan pasar untuk produk dalam negeri
d. Dapat memperoleh lebih banyak modal dan teknologi yang lebih baik
e. Menyediakan dana tambahan untuk pembangunan ekonomi

Dampak Negatif :
a. Menghambat pertumbuhan sektor industri
b. Memperburuk neraca pembayaran
c. Sektor keuangan semakin tidak stabil
d. Memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi jangka panjang
e. Terhapusnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri
f. Gaya hidup yang cenderung meniru budaya barat
g. Menyebabkan kesenjangan sosial





1 komentar: